World News

Entertainment

Mengenai Saya

Foto saya
ingin selalu menjadi yang terbaik
Diberdayakan oleh Blogger.

Negoisasi Inovatif

Written By hanif bermunajat on Senin, 11 Februari 2013 | 04.29



Penulis          : M. Sanusi
Penerbit        : Bening
Terbit            : Oktober 2011
Tebal            : 172 halaman
Peresensi         : Ismail Nurdin*



Manusia memerlukan orang lain untuk kelangsungan hidup mereka karena telah menjadi tabiatnya sebagai makhluk sosial. Oleh sebab itu dalam kesehariannya manusia tidak bisa lepas untuk selalu berinteraksi dan berkominakasi dengan orang lain. Dalam berinteraksi sangat erat kaitannya dengan negosiasi baik antara individu satu dengan individu lain, individu dengan kelompok ataupun kelompok dengan kelompok
Disadari atau tidak negosiasi sudah menjadi bagian dari hidup kita, seseorang menginginkan sesuatu dari orang lain dengan negosiasi bahkan proses negosiasi menjadi opsi utama untuk menyelesaikan beragam masalah atau mencegah agar tidak terjadi dan berkembangnya suatu konflik yang jika dibiarkan akan menimbulkan bentrokan fisik, anarkisme, bahkan peperangan.
Sudah jamak kita temukan perselisihan yang bermuara dari adanya perbedaan opini, keyakinan, sikap dan tingkah laku, baik yang melibatkan individu ataupun golongan mulai dalam lingkup lokal, nasional bahkan internasional. Dan publik mulai mengamini bahwa pencapaian sasaran dalam lingkungan organisasi kemasyarakatan baik sosial, politik dan ekonomi melalui tindakan destruktif sudah tidak relevan di zaman yang serba memprioritaskan HAM seperti saat ini.
Kata negosiasi adalah serapan dari bahasa Inggris yaitu negotiate yang berarti merundingkan atau membicarakan kemungkinan tentang suatu kondisi atau tawar-menawar. Kata-kata turunannya antara lain negotiable yang berarti dapat dirundingkan, dapat ditawar, atau dibicarakan; dan kata negotiation, yang merupakan proses atau aktivitas perundingan atau pembicaraan tentang sesuatu dengan orang lain.
Sasaran dari proses negosiasi tidak sekedar mendapatkan apa yang diinginkan, melainkan lebih dari itu, mendapatkan apa yang ingin dicapai dengan cara yang paling mudah dan baik. Negosiasi yang baik dan saling menguntungkan atau lazim disebut win-win solution adalah hal paling baik apabila melibatkan  orang atau pihak lain.
Islam sebagai rahmah lil alamin telah mengajarkan bagaimana negosiasi tidak hanya bisa tercapai tetapi juga sejalan dengan syari’at agama. Seseorang yang telah sukses mengaplikasikan negosiasi yang sesuai dengan syari’at agama adalah Nabi Muhammad SAW the Great Negotiator sepanjang masa. Dan sudah tidak diragukan lagi bahwa Nabi Muhammad SAW adalah satu-satunya yang telah mencapai tingkat paripurna dalam segala hal, termasuk dalam negosiasi.
Salah satu prestasi gemilang dalam hal negosiasi yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW yang tidak mungkin bisa diulang lagi oleh manusia sampai sekarang adalah “peristiwa negosiasi” dengan Allah SWT. terkait masalah kewajiban perintah shalat yang semula sebanyak 50 waktu menjadi 5 waktu dalam sehari.
Selain membahas secara tuntas segala hal yang berkaitan dengan negosiasi pada umumnya seperti Pengertian, Jenis, Tujuan, Teknik dan  Negosiasi Profetik sebagai sebuah Alternatif , M. Sanusi juga memperkenalkan secara gamblang metode yang digunakan Nabi Muhammad SAW sebagai negosiator ulung sehingga mampu meraih keberhasilan dalam bernegosiasi yang sesuai dengan syariat Islam.
Dengan membaca buku “Negosiasi Cerdik Ala Nabi” ini serasa memahami betul tentang negosiasi secara menyeluruh, namun nampaknya buku ini akan lebih paripurna apabila diperluas lagi dengan contoh-contoh aplikatif dalam teknik negosiasi. Terlepas dari semua itu pemilihan buku ini sebagai referensi sangatlah tepat mengingat kandungannya yang lengkap dengan bahasa yang komunikatif disemua kalangan.

Health